1. Alasan Kelembagaan dan Evaluasi Tata Kelola
Berdasarkan hasil audit internal dan evaluasi tata kelola rekrutmen yang dilakukan secara intensif, pimpinan tertinggi Polri menemukan beberapa aspek fundamental yang memerlukan penyempurnaan mendasar. Alih-alih melanjutkan proses seleksi yang mungkin tidak memenuhi standar ideal, Polri memutuskan untuk menghentikan seluruh tahapan SIPSS 2026 secara total. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk tidak menoleransi ketidakpatuhan terhadap prinsip-prinsip rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dinamika kebijakan ini juga mencakup kebutuhan untuk melakukan ajusti regulasi dan penyesuaian kurikulum pendidikan perwira yang sedang berjalan. Penundaan dan penataan ulang ini dilakukan guna memastikan bahwa calon perwira yang dihasilkan pada periode mendatang adalah lulusan terbaik yang siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, dengan kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi saat ini.
2. Tindakan Terhadap Peserta dan Instruksi Lanjutan
Konfirmasi pembatalan ini berarti seluruh proses seleksi, baik di tingkat daerah (Polda) maupun pusat, dihentikan sepenuhnya.
- Peserta di Semarang: Polri mengonfirmasi bahwa sebanyak kurang lebih 35 calon siswa yang sedang mengikuti tahapan seleksi pusat di Semarang telah resmi dipulangkan ke daerah asal mereka hari ini. Biro Rekrutmen akan memberikan pendampingan dan informasi resmi mengenai langkah-langkah selanjutnya.
- Peserta Lainnya (Daerah): Seluruh peserta seleksi SIPSS 2026 di tingkat daerah yang masih terdaftar diinstruksikan untuk menghentikan partisipasi mereka. Seluruh dokumen dan hasil seleksi sementara ditiadakan.
- Instruksi bagi Publik: Seluruh pendaftaran di situs web resmi ditutup total. Polri mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai pihak manapun yang mengatasnamakan Polri dan menjanjikan kelulusan atau kelanjutan proses seleksi. Informasi resmi hanya tersedia di saluran komunikasi Mabes Polri.
Polri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan menegaskan bahwa langkah pembatalan ini adalah langkah pahit namun niscaya demi masa depan rekrutmen perwira Polri yang lebih baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Biro Rekrutmen, SSDM Polri

Leave a Reply